Berita Terkini:

Berita Terbaru

Rektor IAIN Manado, DR Rukmini Gonibala, MSi Membentuk Manusia Berakhlak dan Siap Pakai

Dipublis Oleh: Inyo Sulut Pada January 21, 2015 | 8:36 PM


MANADO – SULUTEKSPOSE.COM - Berpijak akan berbagai fenomena saat ini masih dilimatis untuk mengaktualisasikan membuat ketidak puasan dari masyarakat. Seperti halnya di Provinsi Sulawsi Utara khususnya di Kota Manado. Diakuinya, sebagai seorang pendidik di lembaga Perguruan Tinggi merasa terpanggil untuk membangun anak bangsa di Bumi Nyiur Melambai  yang notabene sampai saat ini kurangnya perhatian, dikarenakan berbagai kepentingan semata, tanpa melihat akan sebuah kebutuhan masyarakat yang harus diutamakan. Hal ini kurangnya aktivitas serta kreativitas merupakan salah satu kemerosotan akhlak bagi mereka yang masih terkunkung dalam pola pikir yang sedehana.

Sesusungguhnya, Pendidikan merupakan tonggak keberhasilan sebuah bangsa demi masa depan berwawasan Nasional bahkan Internasional. Dan ini bukan hanya semata tanggung jawab satu orang saja, seperti halnya pemerintah melainkan kita insan pemerhati serta pegiatan pendidikan. Yang sesungguhnya secara IQ anak-anak di Sulut diatas rata-rata atau bisa dikatakan sangat pintar. Sehingga, naluri saya tergerak untuk membaktikan diri demi perwujudan sebuah pendidikan yang tidak terkungkung pada satu kepercayaan, akan tetapi mengkolaborasi berbagai kepercayaan yang sah di Indonesia, nantinya dijadikan tolok ukur sebuah perdamaian, ungkap Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) DR. Rukmini Gonibala, MSi.

Melihat fenomena tersebut, saya terpanggil untuk membentuk sebuah karakter yang siap berhadapan dengan berbagai kemajuan yang harus dilakukan. Pemerintah telah memprogramkan untuk menunjang bagi anak-anak yang tidak mampu secara ekonomi, namun, tidak menutup kemungkinan kita akan bekerjasama dengan berbagai pihak baik swasta serta orang-orang yang sudah mapan secara ekonomi untuk bergandengan tangan menuntaskan fenomena selama ini belum terimplemntasi demi terwujudnya masyarakat sejahtera, khususnya dunia pendidikan, papar Ibu Rektor IAIN Manado ini.

Sementara dalam pengembangan status IAIN Sulawesi Utara di Manado ini, berbagai terobosan telah dilakukannya. Seperti hal IAIN yang sebelumnya Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), beralih statusnya adalah merupakan sebuah kemajuan demi peningkatan kualitas setiap lulusan dalam rangka menjawab perkembangan ilmu dan teknologi yang saat ini merupakan kebutuhan untuk mampu bersaing.  Harus diakuinya, bahwa saya adalah seorang perempuan memiliki kekurangan untuk mewujudnyatakan sebuah lembaga pendidikan setaraf perguruan tinggi di Sulawesi Utara ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Berbagai tantangan silih berganti menerpa, namun, bukan saya menjadi lemah dan tak bisa berbuat apa-apa, melainkan dengan sebuah tantangan tersebut, mengacu kreatifitas saya untuk mencari solusi terbaik yang nantinya akan membawa IAIN ini sebagai simbol kesuksesan yang kita idam-idamkan bersama.  Untuk pengalihan status dari STAIN ke IAIN tersebut dengan berbagai program-program serta pola perkuliahan, sehingga terwujud lembaga pendidikan yang menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara dan lebih khusus Kota Manado, ungkapnya.

Ditambahkan DR. Rukmini Gonibala, MSi, semangat juang untuk peningklatan status lembaga pendidikan yang saya pimpin ini adalah mahasiswanya. Awal kelulusan mahasiswa kami dapat dikatakan sangat membanggakan. Sesuai dengan program SKS, mahasiswa harus menyelesaikan S1-nya 8 hingga 9 semester. Tapi syukur Alhamdullilah, sebagian besar mahasiswa saya menyelesaikannya hanya 8 semester. Hal ini merupakan sebuah prestasi yang harus diberi apresiasi, sehingga sayapun mendapat ilham dari Allah SWT untuk dapat memajukan persekolahan seperti STAIN (IAIN) ini. Hal ini pula bukan hanya sampai disini saja dan terlebih merasa puas dan bangga. Akan tetapi, dengan adanya sebuah kepercayaan baik masyarakat (orang tua bahkan bakal calon Mahasiswa) dan terlebih Pemerintah, sehingga saya serta seluruh jajaran IAIN Sulawesi Utara di Manado ini tidak ada kata berhenti untuk menerobos berbagai terobosan pengalihan statusnya. Dan ini mendapat respon positif dari seluruh Pimpinan, staf serta mahasiswa IAIN Manado, pada tahun 2020 nanti, IAIN akan berstatus Universitas Islam Negeri (UIN) Sulawesi Utara di Manado, papar sang Rektor IAIN Manado DR. Rukmini Gonibala, MSi dengan penuh senyum khasnya ketika diwawancarai sulutekspose.com di ruang kerjanya.

 Mengakhri wawancara dengan Ibu Rektor IAIN Manado DR. Rukmini Gonibala, MSi menambahkan, Sulawesi Utara dan khususnya Kota Manado merupakan daerah percontohan yang aman dan damai di seleuruh Indonesia. Berpijak dari sinilah, saya akan mengimplementasikan dengan mendirikan sebuah Universitas baru untuk semua agama, dan lokasinya di lingkungan IAIN Manado ini. Pendirian Universitas ini adalah sebuah barometer kerukunan antar umat beragama, bahwa tidak ada batasan bahkan dinding pemisah untuk menuntut ilmu. Dan Universitas ini merupakan satu-satu di In donesia bahkan dunia, dan pendirian lembaga pendidikan ini yang nantinya sebagai Ketua pendiri adalah Ibu Roos Potororing Bastian. Saat ini sementara berproses, Insya Allah dalam waktu dekat ini penerimaan mahasiswa baru akan dilakasanakan. Untuk itu, saya memohon kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara dan terlebih Kota Manado mendoakannya, agar apa yang sudah kami rancangkan itu semua akan terwujud demi nama baik Bumi Nyiur Melambai Sulawesi Utara yang dikenal dengan semboyan “Torang Samua Basudara” Saling Baku Bantu, dan terlebih Saling Mendoakan. Saya yakin, Allah SWT akan meredohi-nya niat baik serta tulus ini. Karena didalam terkandung sebuah makna terdalam demi penciptaan generasi berakhlak serta siap  pakai sesuai bidang disiplin ilmu untuk mengimplementasikan serta mengabdikan bagi  nusa dan bangsa di berbagai aspek kehidupan masyarakat. 

Menutup wawancara tersebut, sang Rektor Ibu DR Rukmini Gonibala, MSi, menyampaikan, janganlah kita mengkotori keharmonisan serta kerukunan yang telah tercipta selama ini dengan hanya kepentingan semata. Marilah kita tatap kedepan untuk menyelaraskan perbedaan \keyakinan ini sebagai sebuah kekayaan yang telah Allah SWT berikan kepada kita masyarakat  Sulawesi Utara. Lakukan, kerjakan, usahakan serta karyakan sesuai talenta masing-masing yang telah Allah berikan kepada kita, sebab, dengan demikian, berbagai kemungkinan menjurus pada negatif akan tertepis. Insyah Allah akan meredohinya serta mengawalnya disetiap langkah kita masing-masing. Insyah Allah, ungkap sang Rektor IAIN Manado Ibu DR Rukmini Gonibala, MSi.

LAPORAN : ZULKIFLI SAMALAM / WELLIAM TINE.
EDITOR : INYO J R RORIMPANDEY. 

Media Online Sulut
 
| Redaksi Redaksi | Desainer Fokus Manado | Published Blog Manado | Log In Log In